#SaveRISMA, Ini Alasan Walikota Surabaya Dilarang Mundur

#SaveRisma - sebuah hashtag yang mencuat heboh di dunia social media, bentuk reaksi warga kota Surabaya atas isu mundurnya Walikota Surabaya.Ramainya #SaveRISMA makin menuju puncaknya saat tayangan eksklusif @matanajwa blak-blakan bersama walikota Surabaya. 'Curhat' Bu Risma meledakkan simpati dan cinta warga Surabaya dalam bentuk perlawanan dan resistensi yang luar biasa di social media terlebih aksi nyata demonstrasi warga pendukung Bu Risma di Balai Kota Surabaya.

Setelah menyaksikan tayangan @matanajwa, juga membaca masa lalu perjalanan Bu Risma di berbagai tulisan media massa dan blog, akhirnya muncul keinginan menuliskannya sendiri sebagai bagian dari upaya untuk memperjuangkan #SaveRISMA.

Dari beberapa teman yang sudah diajak berbagi, ini beberapa alasan kenapa Bu Risma dilarang mundur dari jabatannya:

Dwiky Ramadan: Bu risma sangat memperhatikan atlit" surabaya

Tamamul Abror: tiga tahun, 51 penghargaan international, calon walikota terbaik dunia. sahabat kalangan bawah dan musuhnya kalangan atas.

Aqmal Nur Jihad: Karena pemimpin itu dibela bukan membela. Itu Bu Risma

Ferdian Alfianto: Kalo memang bu Risma tidak kuat menghadapi tekanan dari parpol pengusungnya, gpp lebih baik mundur dulu. Setelah itu konsolidasi, membangun kekuatan baru, mempersiapkan pencalonan lewat jalur independen. ini hanya opini rakyat biasa seperti saya, mohon maaf kalo kurang dalem. maklum wong ndeso.

Rahmah 'Suka Nulis' Chemist: Karena ada anak-anak Yatim + Orang-orang Jompo + Anak-anak jalanan yang masih butuh uluran tangannya. Ditambah lagi "tanggung jawab" menurutnya bukan alat untuk saing-saingan. Cita-citanya juga sungguh mulia, ingin masuk surga. Love U bu Risma.

Rozha Dede Rosita: Agar semua anak2 surabaya bisa sekolah hingga tamat sma dg gratis.

Jack Idrus: Demi perubahan ke arah yang lebih baik...

Amirna Oktaviana: Tri Rismaharini. Walikota wanita tanpa kompromi, Walikota gila taman. Mampu mengubah surabaya yang gersang menjadi hijau, berhasil merebut berbagai penghargaan untuk kota salah satunya adipura. Bukan pemimpin rakyat Surabaya, melainkan pembimbing rakyat Surabaya!

Fierga Destianto: Biyen omahku banjiran tapi setelah Bu Risma menjabat omahku wes gak kebanjiran maneh gara2 proyek normalisasi sungai dan gorong2. Suwon yo Bu Risma  ‪#‎BukanIklan‬

Agung Pribadi: menurut saya bu tri risma adalah walikota pekerja, benar bisa menjaga kota dari dominan logika investor pasar asing. bagi saya yang penting bu risma itu akan mengerti kepentingan rakyat yang didahulukan. Tapi saya yakin tidak akan bisa yang menggoyahkan kedaulatan bu risma selama itu membela rakyat... KADER PDIP... tak kenal lelah. politik indonesia makin buruk pak.

Freddy Setiawan: Karena beliau membawa harum nama SURABAYA dimata dunia sampai beliau dan SURABAYA mendapatkan banyak penghargaan. Kalaul gak salah 51 penghargaan digondol BU RISMA untuk SURABAYA ‪#‎matanajwa‬

Fyrdha Zakaria: Bu Risma adalah sosok ibu perkasa.. seperti ibu yang melahirkan kita.. beliau mengandung banyak mimpi-mimpi untuk anaknya...Surabaya..lalu beliau lahirkan benih-benih.. keadilan.. kehijauan.. kenyamanan.. segala hal yang terbaik untuk menyongsong anaknya, Surabaya tumbuh sebagai Kota yang luar biasa... kota terbaik se asia tenggara.. bahkan sudah 51 prestasi penghargaan yang dibawa pulang atas nama Kota Surabaya  Vivat Bu Risma!! KADER INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA!

Itu beberapa alasan yang dikemukakan oleh beberapa teman yang menganggap pentingnya Bu Risma untuk jangan mundur dari jabatannya.

Semoga gerakan warga melalui #saveRISMA ini menemui hasilnya.

#SAVERISMA

Share on Google Plus

About Gempur Abdul Ghofur

0 comments:

Post a Comment