Pengembangan Kreatifitas Anak Usia Dini Melalui Musik


Bagi orang tua yang mempunyai balita berusia 2-3 tahun dapat diperkenalkan dengan musik sejak dini. Pengenalan alat musik pada anak usia dini cukup penting. Tentu saja orang tua dapat membaca banyak riset yang ditemukan artikelnya di internet bahwa musik sangat erat dengan manajemen otak kanan anak dalam mengembangkan kreatifitas juga ada manfaat langsung untuk otak kiri dalam kecerdasan eksatanya.


Tak mudah membimbing anak usia dini untuk memainkan alat musik, apalagi jika diperhatikan, permainan musik anak usia 2 tahun terdengar ngawur asal petik, asal pukul, namun demikian lampiasan emosi melalui tangan2 kecilnya di alat music ini memicu pertumbuhan sel saraf (neuron) otak yang tentu saja berpengaruh kepada kecerdasan dan kreatifitas anak anda.

Tak dapat dipungkiri bahwa anak cenderung tertarik dengan beragam suara bunyi-bunyian yang keluar dari benda-benda di sekitarnya. Mereka merespon aktif setiap bunyi yang terdengar. Tak usah alat musik, mainan anak-anak yang sebegitu banyaknya akan menjadi magnet penarik perhatian si kecil jika darinya keluar bunyi-bunyian nada.

Jika sudah dari kecil bakat potensi anak memainkan alat musik sudah terdeteksi, maka orang tua hendaknya mengarahkan dengan memberinya ruang saluran ekspresi bagi buah hatinya. Dengan membelikannya alat musik dan mengikutsertakan anak dalam kursus yang tentunya setelah melalui seleksi ketat agar tak membebani anak. Tak lupa mgikutsertakan anak dalam proses kreatifitas bersama melalui ajang penggalian bakat anak.

Semoga anak Indonesia makin menemukan surganya melalui tangan-tangan orang tua yang penuh kasih sayang mengasuh dan mendidiknya. :)
Share on Google Plus

About Gempur Abdul Ghofur

0 comments:

Post a Comment