Silaturahmi di Bakso Sapi Muda Malang

Bakso Sapi Muda, hidangan penghangat silaturrahim saya bersama alumni SMAN 11 Surabaya yang kuliah di Universitas Brawijaya, Malang.

Perjalanan kali ini tak sengaja sampai juga di kampus Universitas Brawijaya, Malang. Setelah usai menghadiri acara LDKS OSIS SMAN 11 Surabaya yang digelar di Pondok Pesantren Darussalam, Lawang, Malang saya tak langsung pulang.

Pertimbangan utama saya, mumpung ada di Lawang, Malang, sepertinya amat sayang kalau tak mampir berkunjung ke alumni-alumni yang sedang menempuh kuliah di Universitas Brawijaya. Mumpung bawa motor sendiri, itu juga alasan sederhana yang membuat saya ingin mampir.

Segera saja saya meluncur ke arah Kota Malang yang dari Lawang menuju Universitas Brawijaya melalui rute Singosari - Karanglo - Ahmad Yani - Borobudur - Soekarno-Hatta - Kampus Universitas Brawijaya.

Di kampus Fakultas Ekonomi Bisnis saya menunggu @friskaadecha, @fa_idrus, @IrineAryani, dan @Islahiyya, lalu menghampiri @Rozha_dede yang kebetulan masih menjalani OSPEK jurusan, sayangnya @maskriwul dkk (angkatan yg lebih senior tidak bisa hadir). Niatan saya memang silaturrahim. Ingin menjenguk mahasiswa kos-kosan asal SMAN 11 Surabaya, ngobrol, bincang-bincang menanyakan kabar lalu makan-makan dan setelahnya pulang. :)

Setelah menjenguk Rusha yang tak bisa turut serta, berangkatlah kami tanpa tujuan untuk cari tempat makan. Hingga sampailah kami di sebuah ruko dengan tulisan Bakso Sapi Muda yang lokasinya berada di belakang kampus Universitas Brawijaya, Malang.

Tampaknya kami tersesat di tempat yang nyaman. Kami pesan menu yang seragam, Bakso Sapi Muda paket BIS dan minumannya. Sambil menunggu hidangan, kami pun berbincang soal dunia mahasiswa, soal tugas kuliah dan juga yang selalu tak ketinggalan, asmara mahasiswa. :D

Kisah anak SMA pun tak luput dari dialog kami, utamanya @IrineAryani, @fa_idrus, dan @Islahiyya yang bergantian jadi sasaran bahan olok-olokan. :D Mulai kasih tak sampai, nge-fans berat jadi bahan tertawaan sekelas, hingga teman TK sampai SMA berujung isu asmara :D

Tak begitu lama, Bakso Sapi Muda pun siap santap. Melihat aromanya sepertinya nikmat. Dan benar saja, baksonya kenyal, segar, dan mantab. Klaim pemilik outlet, bakso ini halal, tidak mengandung babi maupun formalin yang menurut saya memang bisa dipertanggungjawabkan. Baik bakso, gorengan, dan siomay, semuanya enak. Bumbunya kuat terasa.

Warung Bakso sapi muda ini terlihat ramai, sepadan dengan kualitas rasanya yang tak kalah penting. Keren lagi, harganya harga mahasiswa. 6 porsi (bakso sapi muda paket bis + minuman) hanya menghabiskan 60 ribu yang masih ada kembaliannya. Benar-benar memuaskan. Sangat bisa direferensikan untuk tempat kongkow-kongkow bersama alumni. :)

Kehangatan silaturrahim saya dengan alumni @SMAN11SBY di sore yang mendung itu makin bertambah dengan nikmatnya bakso sapi muda belakang kampus UB, Malang, yang murah meriah berharga mahasiswa. Sampailah di penghujung senja saya harus kembali ke keluarga. Semoga bermanfaat tegur sapanya. Amin Allahumma Amin.

Share on Google Plus

About Gempur Abdul Ghofur

2 comments:

  1. baso itu makanan fav saya. dan baso malang itu mesti patut di coba tapi sayang ke jauhaaaaaaan

    *hanya bisa berkhayal :(

    ReplyDelete