Blogilicious 2012 Gorontalo: Tips Naik Pesawat Membawa Balita

Menjelajah Indonesia bagian Gorontalo lantaran even Blogilicious 2012 yang diselenggarakan oleh IDBlogNetwork dan didukung penuh oleh UseeTV, TV Internet Indonesia yang terbesar dengan dukungan Telkomspeedy, Telkomsel, dan Telkom Flexi.

Perjalanan udara menggunakan Batavia Air ini memakan waktu kurang lebih 3-4 jam dari Surabaya menuju Gorontalo. Yang tertera di tiket, jadwal keberangkatan pukul 10.15 WIB dan tiba pukul 14.45 WITA dengan perbedaan zona waktu sekira 1 jam. Itu artinya butuh sekira 3 jam 30 menit untuk sampai ke bandara Gorontalo.

Penerbangan ke Gorontalo ini tidak langsung dari Bandara Juanda Surabaya ke Gorontalo, akan tetapi transit di Bandar Udara Sultan Hasanudin Makassar yang memakan waktu sekira 20 menit - 30 menit untuk penambahan bahan bakar, penurunan penumpang di Makassar, dan menaikkan penumpang dari Makassar menuju Gorontalo.

Meski penerbangan yang ada sudah biasa dilalui, akan tetapi selalu ada yang menarik di setiap flight. Kali ini yang menarik (sebenernya tidak menyenangkan) untuk dibahas adalah suara berisik dari tangis anak kecil (balita) yang menurut hemat saya lebih karena ketidaksigapan orang tuanya dalam menenangkan anaknya yang mungkin gugup atau merasa tidak nyaman.

Penerbangan ke Gorontalo ini diwarnai tangis balita yang hampir tidak berhenti selama perjalanan. Balita di bagian depan dan belakang agak jauh dari seat saya menangis bergantian kadang bersamaan. Secara personal, saya tidak ada masalah dengan suara tangis bayi, yang menjadi masalah ketika tangis itu tak terhenti hanya gara-gara orang tuanya gagal memahami keinginan anaknya yang lantas mengganggu penumpang lain karena berisiknya membuat sulit istirahat.

Untuk itu, beberapa tips buat orang tua saat flight bersama balitanya agar tak rewel selama perjalanan, maka siapkan barang-barang berikut:

  • Susu botol atau ASI (jika memang tak merasa risih) minuman si kecil saat haus dan lapar;

  • Makanan ringan kegemaran si kecil yang biasa dimakan saat bermain atau saat senggang bersama keluarga;

  • Mainan kesukaan si kecil saat di rumah hendaknya dibawa saat bepergian (tentunya yang proporsional) untuk menumbuhkan rasa nyaman pada anak serasa berada di rumah.


Jangan lupa jika memang si kecil susah tidur di pesawat, maka jangan ragu atau malu (pada penumpang lain) untuk

  • mengajak si kecil berbincang, diajak ngobrol, diberi cerita atau dongeng agar si kecil lupa keresahan atau ketidaknyamanannya.

  • Saat penerbangan sudah stabil di atas ketinggian tertentu, bolehlah si balita digendong diajak jalan-jalan mondar-mandir kabin pesawat.



Mungkin itu sedikit tips terbang membawa balita yang bisa saya selipkan dalam Penerbangan ke Gorontalo kali ini.

Pastilah banyak cerita lain yang lebih menarik dalam menjalani kegiatan Blogilicious 2012 Gorontalo yang terjalani setelah penerbangan ini. Andai ada kru UseeTV dalam kabin pesawat ini, pastilah sudah kuharap bisa menampilkan Live Streaming TV perjalanan kali ini (lebay ah :D).

Welcome to Blogilicious 2012 Gorontalo.
Share on Google Plus

About Gempur Abdul Ghofur

2 comments:

  1. Semoga bisa diaplikasikan jika saya kelak sudah punya momongan juga yah kak :D

    ReplyDelete
  2. @Rahmah: insya Allah, segera punya momongan kan? =))

    ReplyDelete