Menulis di Blog itu Ejakulasi Dini


Disclaimer: Tulisan ini murni sampah, jadi jangan pernah dibaca bagi anda yang sangat serius. Tapi, kalo anda ingin nyampah, silakan saja, saya perkenankan. Postingan ini juga sebagai tanda jenuhnya saya pada ............

Menulis mudah itu jelas milik pak ersis, menulis cerpen itu hobi bawaan lahir pak sawali :D , menulis di blog itu jelas milik siapa saja yang hobi menulis. Menulis di blog tentu berbeda tujuan bagi masing-masing penulis. Ada yang murni curhatan pribadi, ada juga yang serius, guyonan atau malah yang intens bergelut dengan dunia periklanan.Saya sendiri berharap bisa menulis di blog dengan gaya bahasa ilmiah yang runut dan berbobot, mengulas beragam permasalahan dengan bahasa akademis yang layak dan bisa dipertanggungjawabkan disertai argumen-argumen yang jelas dan masuk akal. Ada latar masalah, ada tujuan, juga ada hasil akhir yang diharapkan dalam bentuk solusi atas permasalahan yang diangkat. Hipotesis yang berdasar menjadi penguat kadar keilmiahan tulisan.

Tapi, sayang seribu sayang, tulisan saya seringkali jauh dari itu semua. Permasalahan yang kerapkali tidak jelas, tujuannya apa, solusinya juga sering tidak ada, menjadikan tulisan saya terkesan terburu nafsu, eit, terburu-buru. Analisis sungguh dangkal [malah boleh dibilang bukan analisis, tak lebih dugaan-dugaan semata] yang berakibat pada pengambilan kesimpulan yang prematur :D .

Ada faktor lain yang membuat tulisan-tulisan saya di blog jauh dari kesan mencerdaskan.. hiks.. Tuntutan skenario blogosphere yang tak menghendaki berpanjang-panjang kata, karena hanya menghambat proses komentasi, weitttt... bahasa apa lagi ini? Maksudnya, menghambat laju sedekah komentar dan kejar tayang traffick, karena kaidah blog salah satunya adalah popularitas. Maka, mau tak mau, arus traffick tetap wajib diperjuangkan juga seribu komentar satu posting untuk mencapai yang namanya popularitas. Saya sendiri sering memotivasi siswa-siswi saya untuk blogwalking demi mendulang komentar tinggi. hiks! *jadi malu* Tentunya dengan prinsip "Buat apa menulis, kalau tidak ada yang mau membaca", betul tidak?!! :D. Hal ini menyebabkan kepala saya sakit kalau postingan saya tak mendulang komentar yang banyak. *huuuuuaaaaaaaaaaaaa....... *


Saya sampai pada kesimpulan yang juga prematur, bahwa menulis di blog bagi saya seperti orang senggama tapi mengalami ejakulasi dini. Proses menuju penyempurnaan hasrat itu tak bisa terpenuhi karena kelemahan, ketakberdayaan yang berakibat pada prematurnya kenikmatan itu datang.

Jangan tanya kenapa saya menulis tulisan sampah ini?! Juga jangan tanya apa saya sering mengalami ejakulasi dini? Itu wagu tur saru, kata orang Djogdja... :D

Dengan ini pula, saya mengganti sub header saya dengan: Menulis Blog itu Ejakulasi Dini! .... :D
Share on Google Plus

About Gempur Abdul Ghofur

0 comments:

Post a Comment