Catatan Singkat untuk Sahabat

Saya tulis untuk seorang teman yang menulis satu tulisan yang sepenuhnya untuk saya
Untuk yang satu ini, saya beterima kasih, selain martir telah meledak, ia telah memberi sebentuk definisi pada saya. Definisi yang menjawab semua pertanyaan saya tentang diri saya, tentang beberapa bentuk dari diri saya yang unknown tapi mendominasi setiap langkah dalam hidup saya. Satu bentuk yang selalu mengambil peran penting dalam setiap keputusan yang saya ambil.
Darinya, saya menyadari bahwa pencarian itu tak mesti berguru pada yang lebih tua, lebih berilmu atau pun yang lebih bijaksana. Darinya saya banyak kritikan dan masukan sekaligus ide-ide penyegaran untuk lebih memahami dan menyelami kembali apa arti anak muda. Meski dengan gaya slenge'an, anak muda banget, tapi bagi saya dia tetap santun.

Berani mengkritik tapi tak menyakiti. Teman bicara yang asyik untuk menggali banyak hal dari hidup. Seorang muda yang sedang giat mencari tapi tak tampak di wajahnya tingkat stress yang tinggi.

Saya melihat keunikan yang berbeda dari yang lainnya. Talentanya kuat untuk menulis. Sesuatu yang terlihat dengan jelas di mata saya, dan ternyata itu benar dan terbukti. Untukmu aku acungi dua jempol! seperti iklan Mie Sedapnya Titi Kamal...
Share on Google Plus

About Gempur Abdul Ghofur

7 comments:

  1. 4 this artikel
    in my opinions emmh ga tao dehh!!
    ni tulisan kan bwat tmen om,jadi q g mo ikut campur**********

    ReplyDelete
  2. Anak Muda bukan berarti seseorang yang semuanya serba 'MUDA" masih "hijau" dan "Tidak Berwibawa"
    Bukan umur yang menjadi tolak ukur pemikiran seseorang..
    meski saya masih muda, saya juga sering memikirkan masalah ketata-negaraan (pas ujian KewargaNegaraan tentunya..hehehe)
    Hm...
    otomatis, sebagai kawula muda, saya sangat sepakat dengan artikel ini..
    KEREN!
    Baru kali ini ada yang mengakui eksistensi anak muda dengan tidak menganggapnya hanya sebagai "Predikat"...tapi sebagai "someone"
    Setiap individu pasti mempunyai keunikan, bukankah, Yang tua dulu juga pernah muda...
    Disitulah dimana kita dituntut untuk menyesuaikan diri dengan dunia, lewat etape-etape seperti ini tentunya.


    Respect the Elders, Love the Youngers, and Feed Your Pet!

    Sweet Smile,

    Shei

    ReplyDelete
  3. Feed Your Pet itu maksudnya..........

    kasih makan piaraanmu..
    soalnya kucing ga bisa belanja di pasar ok!!


    Trims..


    Shei

    ReplyDelete
  4. kereeeeen bgt artikelx pak!
    Emang anak muda itu harus mendapat buanyak kritikan coz kebanyakan anak muda itu menggangap dirinya selalu benar.
    Meskipun saya ini bukan oarang yg bisa menerima kritikan begitu saja,tp kadang2 masukan dari temen2 itu bener jg.Sebagai anak muda saya juga sering slenge'an n merepotkan orang laen He...3x
    Maklumlah pak namanya juga anak muda,tp itu jg tidak bisa dijadikan tameng buat kita.
    jd dalam hidup ini kita harus berani menggambil resiko untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik :-)

    ReplyDelete
  5. Artikelnya bagus kok,dan menurut saya memang seharusnya kita tak boleh melihat siapa yg menyampaikan ilmu itu tapi kita harus melihat apa yg disampaikannya.Klo kita melihat orang yg menyampaikan ilmu itu maka kadang kala ada rasa gengsi yang besar dan gak ada habisnya.

    ReplyDelete
  6. Who is the good person that can make you thinking about your opinion ?
    How lucky he / she is.
    Because he / she can help someone to find somethingnew like you, my teacher.

    ReplyDelete
  7. ......seorang terpelajar haruslah juga menjadi bijak sejak

    dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan........


    (bumi manusia, tentralogi buru, Pramoedya Ananta Toer)


    sampean kan pak ...yang ngajari saya baca novel itu...

    ReplyDelete