Dzikir Cinta Sang Pengelana

Kekasihku, bila saja kenikmatan yang Kau taburkan di depan mataku menyilaukanku izinkan aku melenyapkan seluruh kekuatan persendian tubuh dan rohaniku.

Kekasihku, jika Kau sabdakan kematian atas diriku, izinkan sejenak saja aku meragukan kelemahanku
Kekasihku, izinkan aku menjilati seluruh aliran cinta yang mendesah dalam nafasku, biar kureguk purnama cinta-Mu yang cerlang

Mengapa Engkau merundungku dalam sepi dan hening?
Mengapa Kau jebak aku dalam pekatnya rahasia-Mu?

Perjalananku terasa makin tak menentu, pengembaraanku melenyapkan diri dalam keberadaan-Mu, sulit memahami
Pelik untuk dimengerti aliran kehendak-Mu
tapi aku tak tahu mengapa ada hasrat meyakini-Mu

Harmoni merengkuhku
Melodi terasa mengiris tipis habis ruhaniku
Kau bakar diriku dalam CahayaMu

Kepedihanku semakin menjadi
Lukaku semakin menganga
Memburuku
Merangsangku
Menyongsong-Mu
Menggapai-Mu
Menceburkan diriku
Dalam lautan cinta-Mu

Kekasihku, habiskan semua diriku
Luruhkan semua hasratku
Leburkan semua harapanku
Agar engkau meliputiku

Rangkum aku Kekasihku
Rengkuh aku
Dan pengembaraanku berujung diri-Mu

Deresan, Gejayan, 8 Juli 2001

[Tulisan yang terselip dalam surat cinta untuk mantan pacar saya dahulu, kini telah menjadi istri saya]
Share on Google Plus

About Gempur Abdul Ghofur

5 comments:

  1. weh puisi cintanya apik tenan .gue salut sama pak dhe ghifur yang meski udah punya anak istri ntapi tetap romantis.jangan lupa comment di blogku ya

    ReplyDelete
  2. waduh pak... ajari saya jadi puitis donk pak..
    biar pacar saya yang sekarang jadi suami saya besok...
    biar sekalian klepek klepek...
    hehe T O P BE GE TE>.
    pasti klo pacar saya tak kasih ini jadi tambah cinta sama saya
    huakakakakakkkk

    ReplyDelete
  3. Wah asyik nih pak puisinya...
    kyknx bisa privat nih...he...he,...
    Ajari q donk Pak jadi Puitis biar pacar saya sekarang
    besok2 bisa jadi suami saya
    wakakakakakkakkk....
    cz pacar saya tuh puitis bgt lho kyk Bapak

    ReplyDelete
  4. Tulisan yang terselip dalam surat cinta untuk mantan pacar saya dahulu, kini telah menjadi istri saya]

    cinta selalu memberkahi dengan banyak puisi

    ReplyDelete